"Moshi-Moshi" biasanya digunakan untuk mengatakan "hello" pada telepon, dan digunakan untuk berbicara dengan orang asing di jalan juga.

Contoh, pada telepon ...
"Moshi-Moshi, Nangi desu Watashi ha". Artinya "Halo, ini adalah Nangi".

Contoh, di jalan ...
"Moshi-Moshi hankachi, wo otoshi mashita yo". Ini berarti "Permisi! sapu tangan anda keluar".

Ada banyak cara untuk berbicara dengan orang asing di Jepang, "" Moshi-Moshi, "Chotto", "Sumimasenga", "Yoroshiidesuka", "Ano", dan lain-lain ... "Chotto" dan "Ano" yang berbicara sangat jelas. "Sumimasenga" dan "Yoroshiidesuka" yang sopan. "Moshi-Moshi" adalah berbicara model dan sopan tua. Tapi berbicara paling sopan adalah SANGAT lama! "Ano Moshi-Moshi Chotto sumimasenga,? Yoroshiidesuka?".
Mereka digunakan untuk berbicara dengan orang asing di jalan. Tetapi pada telepon, orang hanya menggunakan "" Moshi-Moshi.


Asal "" Moshi-Moshi.

Asal "Moshi-Moshi" adalah "Mousu". "Mousu" sudah tua Jepang "ageru moushi" (Itu berarti "kataku" dalam bahasa Inggris). "Mousu" telah dikorupsi menjadi "Moshi". "Moshi" digunakan untuk berbicara dengan seseorang.


Mengapa Jepang mengatakan "Moshi" dua kali, "" Moshi-Moshi?

Ini adalah legenda tua dan mungkin atau mungkin tidak benar.
Dulu, orang percaya bahwa mereka berada dalam bahaya besar menghadapi Mononoke (hantu). Ketika berhadapan dengan orang asing, tidak ada cara untuk mengetahui apakah itu seorang pria atau hantu. Karena mereka juga percaya bahwa hantu tidak bisa mengucapkan kata yang sama dua kali berturut-turut, mereka bilang "Moshi-Moshi." Ini benar-benar sebuah ungkapan tes untuk melihat apakah orang tersebut telah aman untuk diajak bicara.


Mengapa orang Jepang mengatakan "Moshi-Moshi" tetapi tidak "Konnichiwa" di telepon?

Ketika orang Jepang pertama kali melihat telepon, mereka terkejut. Karena kotak kecil dapat berbicara! Mereka pikir hal-hal seperti "bagaimana bisa sebuah suara datang dari kotak? Apakah ini semacam Mononoke?" Berpikir itu adalah Mononoke, ketika mereka berbicara ke dalamnya mereka berkata "Moshi-Moshi." Jadi, kebiasaan dikembangkan.

0 Responses so far.

Posting Komentar

    Entri Populer

    Followers